Berita & Pusat Media


Pengumuman Perseroan

PT MNC DIGITAL ENTERTAINMENT TBK (“MSIN“) KINERJA KEUANGAN FY-2025

Pendapatan


PT MNC Digital Entertainment Tbk (IDX: MSIN), anak perusahaan PT Media Nusantara Citra Tbk, mencatatkan kinerja keuangan yang solid pada tahun 2025, dengan total pendapatan mencapai Rp3.833 miliar, mewakili peningkatan 18% YoY dibandingkan dengan Rp3.239 miliar yang tercatat pada tahun 2024. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh perluasan berkelanjutan ekosistem digital Perseroan, yang didukung oleh kinerja yang kuat dalam konten, IP dan monetisasi lainnya, langganan, dan periklanan digital di seluruh platformnya.

Kinerja yang kuat ini menyoroti kemampuan MSIN untuksecara efektif memanfaatkan pustaka kontennya yangluas, memperdalam engagement audiens di seluruhplatformnya, dan membuka berbagai aliran monetisasidalam ekosistem hiburan digital yang terintegrasi.

 

Pendapatan Konten, IP, dan Lainnya

Pendapatan dari konten, IP, dan sumber lainnya mencapai Rp2.107 miliar pada tahun 2025, mewakili peningkatan 26% YoY dibandingkan dengan Rp1.667 miliar pada tahun 2024. Pertumbuhan yang kuat ini terutama didorong oleh perluasan berkelanjutan aktivitas produksi konten Perseroan, khususnya dalamserial drama premium, konten orisinil, dan micro drama, bersamaan dengan meningkatnya permintaan untuk lisensi dan sindikasi konten MSIN di platform domestic dan internasional.

Pertumbuhan di segmen ini selanjutnya didukung oleh bisnis agensi media dan artis Perseroan, bersamaan dengan perkembangan yang kuat dari operasi jaringan MCN. Saat ini, segmen MCN menangkap tarif CPM internasional yang lebih tinggi melalui perluasan audiens internasional, sementara layanan digital marketing MSIN telah berkontribusi pada monetisasi yang lebih kuat dan mengurangi ketergantungan pada aliran pendapatan berbasis AdSense.

 

Pendapatan Iklan Online

Pendapatan iklan online mencapai Rp856,9 miliar padatahun 2025, mewakili peningkatan 2% YoY dibandingkan dengan Rp836,7 miliar pada tahun 2024. Aliran pendapatan ini dihasilkan dari penempatan iklan di platform AVOD OTT milik MSIN, RCTI+, yang terus menarik audiens digital yang besar dan terus berkembang.

Kinerja yang stabil ini mencerminkan permintaan pengiklan yang berkelanjutan untuk format iklan video digital yang tertarget, didukung oleh penawaran konten RCTI+ yang semakin luas, engagement user yang kuat, dan kemampuan platform untuk memberikan solusi periklanan berbasis data kepada brand yang mencari campaign digital yang terukur dan berdampak tinggi

 

Pendapatan Langganan

Pendapatan langganan mencapai Rp869,2 miliar pada tahun 2025, mewakili peningkatan 18% YoYdibandingkan dengan Rp735,5 miliar pada tahun 2024. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh perluasan berkelanjutan platform SVOD OTT Perseroan, Vision+, yang didukung oleh peningkatan yang signifikan pada jumlah pelanggan dari 2,85 juta pada tahun 2024 menjadi 4,9 juta pada tahun 2025.

Peningkatan ini didukung oleh meningkatnya popularitas konten orisinil dan micro drama Vision+, bersamaan dengan program olahraga eksklusif dan perluasan kemitraan bundling dengan operator telekomunikasi dan penyedia layanan internet terkemuka, yang telah memperluas jangkauan platform dan memperkuat akuisisi dan retensi user.

 

Beban Langsung

Beban langsung meningkat menjadi Rp2.604 miliar pada tahun 2025, mewakili peningkatan 23% secara tahunan dibandingkan dengan Rp2.113 miliar pada tahun 2024. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh biaya produksi dan akuisisi konten yang lebih tinggi karena MSIN meningkatkan fokusnya pada pengembangan konten premium berkualitas tinggi, termasuk konten orisinil dan program eksklusif, untuk lebih memperkuat daya saing platform digitalnya

Selain itu, tahun 2025 menandai peningkatan awal Perseroan dalam produksi micro drama, format konten pendek baru yang dirancang untuk menangkap permintaan yang meningkat untuk hiburan yang mengutamakan pengguna seluler. Pergeseran strategis ini mencerminkan pendekatan MSIN untuk memprioritaskan kualitas konten dan inovasi format, sambil terus memperluas saluran kontennya di berbagai platform seperti Vision+ dan RCTI+

 

Laba Kotor

Sebagai hasil dari hal tersebut di atas, laba kotor meningkat menjadi Rp1.099 miliar pada tahun 2025, mewakili peningkatan 9% YoY dibandingkan dengan Rp1.008 miliar pada tahun 2024. Peningkatan ini terutama didorong oleh pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan di seluruh segmen bisnis utama Perseroan.

Margin laba kotor berada di angka 29% pada tahun 2025, dibandingkan dengan 31% pada tahun 2024, terutama mencerminkan beban langsung yang lebih tinggi terkait dengan peningkatan investasi dalam produksi konten premium dan peningkatan pada pengembangan micro drama untuk mendukung perluasan platform digital Perseroan, termasuk Vision+ dan RCTI+. Pergerakan margin juga mencerminkan biaya pembelian media yang lebih tinggi dalam operasi agensi media MSIN karena aktivitas periklanan terus berkembang selama tahun tersebut.

 

EBITDA dan Laba Bersih

MSIN mencatatkan EBITDA sebesar Rp1.038 miliar pada tahun 2025, mewakili peningkatan 33% YoY dari Rp779 miliar pada tahun 2024, dengan margin EBITDA menjadi 27% dari 24% pada tahun sebelumnya. Sementara itu, laba bersih meningkat signifikan menjadi Rp985 miliar pada tahun 2025, menandai peningkatan 140% YoY dibandingkan dengan Rp410,8 miliar pada tahun 2024, dengan margin laba bersih meningkat menjadi 26% dari 13%

 

Memasuki Era Micro Drama dengan V+ Short

Pada Maret 2026, Perseroan secara resmi meluncurkan V+ Short, platform micro drama pertama di Indonesia yang dikembangkan sebagai bagian dari ekosistem hiburan digital MSIN. Platform ini menampilkan drama pendek berformat vertikal yang dirancang khusus untuk konsumsi seluler, menawarkan format baru dengan alur cerita yang cepat di berbagai genre seperti romance, family, fantasi, komedi, dan lain-lain. Saat peluncuran, platform ini memperkenalkan lebih dari 200 judul micro drama, menggabungkan produksi orisinil Indonesia dengan konten pilihan dan akuisisi.

Tidak seperti platform berlangganan tradisional, V+ Short mengadopsi model monetisasi hybrid, termasuk pembayaran per episode dan akses yang fleksibel, memungkinkan Perseroan untuk mendiversifikasi aliran pendapatannya di luar model periklanan dan berlangganan. Platform ini juga mendukung berbagai pilihan subtitle, termasuk bahasa Inggris, Indonesia, dan Mandarin untuk menjangkau audiens internasional yang lebih luas. Untuk mempertahankan engagement dan pertumbuhan platform, Perseroan berencana untuk terus merilis episode konten baru secara harian, mingguan, dan bulanan, memastikan adanya judul micro drama baru yang stabil.

Kedepannya, MSIN bermaksud untuk memposisikan V+ Short sebagai pendorong utama pertumbuhan digitalnya di masa mendatang. Platform ini dirancang dengan strategi global, menargetkan audiens di seluruh pasar internasional dan memanfaatkan meningkatnya permintaan akan hiburan video pendek yang berfokus pada pengguna seluler di seluruh dunia. Dengan siklus produksi yang cepat, produksi konten yang besar, dan potensi engagement pengguna yang kuat, micro drama diharapkan menjadi pilar penting dari ekspansi pendapatan jangka panjang Perseroan.

 

Integrasi Strategis Platform RCTI+ dan Vision+

Sebagai bagian dari strategi untuk merampingkan ekosistem digitalnya dan memperkuat penawaran OTT di Indonesia, MSIN berencana untuk mengintegrasikan platform streaming RCTI+ dan Vision+ ke dalam satu platform terpadu. Integrasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan, meningkatkan efisiensi operasional, dan menciptakan destinasi digital yang lebih kuat bagi audiens Indonesia.

Platform gabungan ini akan fokus pada format video panjang dan horizontal, menyatukan konten VOD bersama dengan saluran linear gratis dan premium dalam satu ekosistem. Dengan mengkonsolidasikan pustaka konten, audiens, dan infrastruktur teknologi, Perseroan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pencarian konten, memperdalam engagement pemirsa, dan memperkuat monetisasi di seluruh model periklanan dan berlangganan.

Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi platform MSIN yang lebih besar. Sementara platform RCTI+ & Vision+ yang terintegrasi akan fokus pada pasar Indonesia untuk konten panjang, V+ Short dirancang untuk mengatasi pasar global yang berkembang pesat untuk micro drama berdurasi pendek yang mengutamakan perangkat seluler, memposisikan Perseroan untuk menangkap peluang di seluruh segmen hiburan digital domestik dan internasional.

 

Rencana Dual Listing di Bursa Internasional

MSIN saat ini sedang mempersiapkan untuk melakukan dual listing di bursa saham internasional, dengan target timeline pada kuartal kedua tahun 2026. Inisiatif ini merupakan bagian dari visi Perseroan untuk memperkuat kehadirannya di pasar modal global dan meningkatkan akses ke basis investor internasional yang lebih luas. Perseroan telah menunjuk penasihat internasional terkemuka untuk mendukung proses persiapan. Rincian lebih lanjut mengenai dual listing yang diusulkan akan diumumkan pada waktunya seiring dengan penyelesaian beberapa tahapan yang diperlukan, dengan penyelesaian yang diharapkan pada kuartal kedua tahun 2026.

 

Komentar dari Angela Tanoesoedibjo, Direktur Utama PT MNC
Digital Entertainment Tbk

“ Kinerja kami di tahun 2025 mencerminkan kekuatan berkelanjutan dari ekosistem digital terintegrasi MSIN, di mana kemampuan konten, teknologi platform, dan strategi monetisasi yang terdiversifikasi terus mendorong pertumbuhan berkelanjutan. Kedepannya, kami fokus pada peningkatan produksi konten premium, memperkuat ekosistem streaming kami melalui integrasi RCTI+ dan Vision+ yang direncanakan untuk pasar Indonesia, sekaligus berekspansi secara internasional melalui peluncuran V+ Short untuk menangkap peluang micro drama global yang berkembang pesat. Pada saat yang sama, rencana kami untuk melakukan dual listing di bursa internasional merupakan langkah penting dalam memperluas basis investor global kami dan memperkuat posisi MSIN sebagai perusahaan hiburan digital terkemuka dengan jangkauan internasional yang terus berkembang. “

 

 


Ringkasan Keuangan 9M-2025 &Q3-2025 PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN)

Pendapatan

PT MNC Digital Entertainment Tbk (IDX: MSIN), divisi digital PT Media Nusantara Citra Tbk (IDX: MNCN), melanjutkan pertumbuhan yang kuat dalam sembilan bulan pertama tahun 2025, dengan total pendapatan mencapai Rp2.896 miliar, meningkat 26% YoY dari Rp2.303 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Kinerja ini menunjukkan ketahanan ekosistem digital Perseroan dan keberhasilan yang berkelanjutan dalam memonetisasi aset konten, platform, dan periklanan.

Pada kuartal ketiga tahun 2025, MSIN mencatat pendapatan sebesar Rp1.018 miliar, tumbuh 53% dibandingkan dengan Rp666 miliar pada kuartal yang sama tahun 2024. Peningkatan kuartalan yang kuat ini menunjukkan momentum pertumbuhan Perseroan yang semakin cepat dan dalam posisi yang solid dalam industri hiburan digital Indonesia.

Pendapatan Konten, IP, dan Lainnya

Pada periode 9M-2025, pendapatan dari konten, kekayaan intelektual (IP), dan sumber lainnya mencapai Rp1.628 miliar, meningkat 28% YoY dari Rp1.269 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Kinerja yang kuat ini didukung oleh permintaan berkelanjutan untuk portofolio konten MSIN yang luas, yang terus menarik pembeli domestik dan internasional di berbagai platform dan format.

Pada Q3-2025, pendapatan dari segmen ini melonjak menjadi Rp706,8 miliar, menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa sebesar 83% YoY dibandingkan dengan Rp385,6 miliar pada tahun 2024. Ekspansi kuartalan yang luar biasa ini didorong oleh peningkatan volume produksi konten, khususnya serial drama premium dan konten digital (drama mikro dan orisinil), serta meningkatnya jumlah kesepakatan lisensi pihak ketiga dan sindikasi konten.

Pendapatan Iklan

Pendapatan periklanan mencapai Rp906,2 miliar pada periode 9M-2025, meningkat 10% YoY dari Rp826,7 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan ini mencerminkan pertumbuhan yang stabil dalam solusi periklanan digital dan terintegrasi, didukung oleh perluasan jangkauan audiens MSIN dan kapabilitas campaign berbasis data di seluruh operasi AVOD OTT dan MCN-nya.

Pada kuartal ketiga tahun 2025, pendapatan iklan meningkat tajam menjadi Rp221,9 miliar, naik 28% YoY dari Rp173 miliar pada kuartal yang sama tahun 2024. Hal ini didorong oleh peningkatan monetisasi inventaris iklan video di RCTI+ dan MCN, serta meningkatnya permintaan dari pengiklan yang mencari format (targeted) dan memiliki interaksi tinggi melalui divisi digital marketing Perseroan. Didukung oleh pustaka konten luas dan analitik yang canggih, MSIN terus meningkatkan proposisi nilainya sebagai destinasi terdepan untuk periklanan digital di Indonesia.

Pendapatan Berlangganan

Pendapatan berbasis langganan mencapai Rp584 miliar dalam sembilan bulan pertama tahun 2025, naik 19% YoY dari Rp492,7 miliar pada tahun 2024. Pertumbuhan ini mencerminkan keberkelanjutan platform SVOD OTT MSIN, Vision+, yang didukung oleh basis pelanggan yang terus bertambah menjadi 4,4 juta per September 2025 dan konsistensi platform dalam merilis konten premium lokal yang relevan. Momentum selanjutnya didorong oleh meningkatnya popularitas micro drama dan perluasan kemitraan (hard-bundle) dengan perusahaan telekomunikasi dan penyedia layanan internet, yang telah memperluas jangkauan dan aksesibilitas platform.

Pada kuartal ketiga 2025, pendapatan berlangganan mencapai Rp186 miliar, meningkat 8% YoY dari Rp173 miliar tahun lalu. Pertumbuhan yang stabil ini didukung oleh retensi pengguna yang berkelanjutan, katalog beragam acara original Vision+, micro drama, dan program olahraga eksklusif yang terus bertambah. Jajaran konten Vision+ yang beragam, ditambah dengan inisiatif bundling strategis, dan penawaran berlangganan yang tertarget, terus memperkuat posisinya sebagai salah satu layanan OTT terkemuka di Indonesia

Beban Langsung

Beban langsung meningkat 33% YoY pada 9M-2025 menjadi Rp1.982 miliar, dibandingkan dengan Rp1.488 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Kenaikan biaya ini terutama disebabkan oleh peningkatan volume produksi konten, terutama dari peningkatan produksi micro drama, serial orisinil, dan produksi konten hiburan baru lainnya untuk mendukung perluasan platform digital dan OTT Perseroan. Investasi ini mencerminkan komitmen berkelanjutan MSIN untuk memberikan aliran konten berkualitas tinggi dan beragam untuk mendorong engagement audiens dan memperkuat posisi MSIN.

EBITDA dan Laba Bersih

MSIN mencatat EBITDA sebesar Rp701,9 miliar pada periode 9M- 2025, meningkat 14% YoY dari Rp616,5 miliar pada periode yang sama tahun lalu, dengan margin EBITDA sebesar 24%. Kinerja yang solid mencerminkan fokus Perseroan pada profitabilitas dan efisiensi operasional.

Laba bersih mencapai Rp406,3 miliar, naik 14% YoY dari Rp356 miliar, mempertahankan margin yang sehat sebesar 14%. Hal ini menunjukkan kemampuan MSIN untuk menghasilkan pertumbuhan laba bersih yang konsisten sambil terus berinvestasi dalam ekosistem digital, inovasi konten, dan inisiatif berbasis teknologi untuk mendukung ekspansi jangka panjang.

Komentar dari Angela Tanoesoedibjo, Direktur Utama MSIN

"Kinerja kuat kami mencerminkan kekuatan ekosistem digital MSIN serta keberhasilan strategi kami dalam mengintegrasikan konten, platform, dan periklanan. Kami menjalankan strategi ini dengan fokus, meningkatkan skala konten premium, memperluas monetisasi, dan memperkuat posisi kami sebagai perusahaan hiburan digital terdepan di Indonesia. Kedepannya, kami tetap berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan melalui inovasi, kemitraan, dan teknologi"


Surat Kuasa Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT MNC Digital Entertainment Tbk